fbpx

Perbedaan CV dan Portofolio, Pengertian dan Contohnya

Bagi kalian yang sedang nyari kerja nih pasti butuh banyak Informasi terkait Curriculum Vitae atau CV. Bagaimana cara membuatnya? Apa saja isinya? Bagaimana biar CV terlihat menarik ya kan? Nah, terlepas dari itu kalian juga perlu menyiapkan atau membuat portofolio loh. Apakah itu portofolio? Adakah yang sudah tau perbedaan CV dan portofolio? CV dan portofolio itu beda loh, apa saja perbedaannya, yuk simak.

Apa sih Curriculum Vitae (CV) itu?

Nah, Curriculum Vitae atau CV adalah suatu dokumen yang menjadi syarat wajib ketika akan melamar pekerjaan. Jadi, jika kalian melamar kerja tanpa mencantumkan CV, maka itu adalah kesalahan yang fatal. Kenapa bisa begitu? Hal tersebut karena Curriculum Vitae atau CV adalah suatu dokumen yang berisi tentang data pribadi atau informasi detail terkait data diri seseorang. Dapat dikatakan juga CV adalah dokumen yang mendiskripsikan diri si pelamar kerja.

Pengertian CV

Apakah kalian tau bahwa data yang wajib dicantumkan dalam CV adalah data yang bersifat dasar. Apa saja itu?

Yang pertama adalah data pribadi. Nah ketika kalian hendak menulis CV, maka mulailah dengan mencantumkan data kalian, diantaranya : nama lengkap, lalu tempat tanggal lahir, setelah itu alamat domisili. Nah, jika kalian punya dua alamat, misalnya alamat asal dan alamat domisili, kalian wajib mencantumkan dua alamat itu. Setelah itu kalian cantumkan no telepon dan alamat email.

Yang kedua, dalam CurriculumVitae atau CV hendaknya memuat pengalaman kerja. Meski kalian belum terdaftar atau belum pernah bekerja di perusahaan, aktivitas kalian yang menghasilkan uang itu bisa masuk di CV loh. Jika kalian sudah pernah bekerja di perusahaan, maka cantumkan posisi apa saja yang pernah kalian jabat tentunya dengan job masing-masing ya? Kalian cukup beri penjelasan secara singkat.

Curriculum Vitae Berisi Riwayat Pendidikan

Yang ketiga, dalam Curriculum Vitae atau CV berisi tentang riwayat pendidikan. Informasi tentang sekolah atau universitas tempat kalian menuntut ilmu, kalian masukkan dalam CV. Jangan lupa catumkan tahun kalian menempuh pendidikan ya?

Yang keempat, dalam CV kalian perlu mencantumkan prestasi yang pernah kalian raih. Informasi terkait prestasi, disusun berdasar tahun kalian mendapat prestasi tersebut.

Yang kelima, dalam CV wajib ada informasi terkait minat kalian. Entah kalian minat di bidang penelitian, penulisan, atau yang lain, Penulisan minat ini sangat penting guna menunjukkan minat kalian. Dalam menulis minat, kalian juga perlu mencantumkan keahlian. Entah itu keahlian dapat mengoperasikan sofware di komputer atau yang lainnya.

Sebenarnya masih ada lagi bagian lainnya seperti skill, pelatihan yang pernah diikuti dan lain sebagainya. Dalam Curriculum Vitae atau CV, sebaiknya ditulis dalam 1 atau dua halaman saja.

Apa sih Portofolio Itu?

Berbeda dengan CV, portofolio tidak berisi data yang panjang lebar tentang diri kalian. Lalu berisi apa? Nah, dalam portofolio itu hanya memuat tentang hasil dari pencapaian kalian, Dapat diartikan juga dalam portofolio itu memperlihatkan hasil karya kalian dan potensi kalian yang akan berkembang di masa mendatang. Hasil karya yang bagaimana? Contohnya, apabila kalian memiliki hobi fotografi, maka dalan membuat portofolio kalian perlu menunjukkan hasil foto kalian.

Jika kalian memiliki keahlian dalam sinematografi, maka kalian bisa mencantumkan hasil video yang telah kalian rekam. Jika kalian memiliki keahlian dalam menulis, maka dalam portofolio kalian perlu mencantumkan hasil tulisan kalian. Atau kalian juga bisa menampilkan bukti dari prestasi kalian yang telah kalian cantumkan dalan Curriculum Vitae atau CV. Intinya, dalam portofolio kalian harus bisa menampilkan bukti, ditampilkan sekreatif mungkin sehingga terlihat menarik dipandang.

Di sisi lain, ada yang mengartikan bahwa portofolio adalah kumpulan dari berbagai dokumen seseorang, sekelompok orang, suatu lembaga, suatu organisasi, atau yang lainnya. Portofolio dianggap memiliki tujuan yaitu mendokumentasikan suatu proses perkembangan dalam mencapai suatu tujuan. Apakah kalian tau fungsi dari portofolio? Portofolio berfungsi sebagai alat untuk memantau berbagai perkembangan peserta dalam suatu proses belajar. Sehingga dari data yang ada dalam portofolio dapat menunjukkan apakah ada kemajuan atau tidak.

Apakah kalian tau bagaimana cara membuat portofolio?

Membuat portofolio sudah jelas beda dengan membuat Curriculum Vitae atau CV. Nah simak langkah dalam membuat portofolio :
Yang pertama, dalam portofolio harus termuat daftar isi. Mengapa demikian? Hal itu karena portofolio merupakan kumpulan dokumen yang akan menampakkan pencapaian kalian. Daftar isi dalam portofolio diisi berdasar urutan prestasi dari tahun ke tahun.

Yang kedua, dalam portofolio kalian wajb melampirkan CV atay Resume. Data diri secara singkat bisa kalian masukkan saat membuat portofolio. Selain itu, informasi tentang prestasi yang kalian raih juga perlu kalian masukkan dalam portofolio. Pencantuman prestasi tersebut tentunya disertai dengan bukti-bukti.

Portofolio Berisi Kumpulan Pencapaian-pencapaian atau Karya

Perbedaan CV dan Portofolio

Yang ketiga, dalam portofolio juga perlu memaparkan tujuan atau pencapaian. Hal tersebut berkaitan dengan visi dan misi kalian. Entah dalam jangka pendek maupun dalam jangka panjang. Dengan kalian mencantumkan visi dan misi, maka yang membaca portofolio kalian akan bisa memhami bahwa kalian adalah orang yang visioner.

Yang keempat, jika kalian telah bekerja sebelumnya, maka kalian wajib mencantumkan testimoni dari klien. Dengan testimoni, maka dapat menambah kepercayaan yang diberikan seseorang kepada kalian.

Yang kelima, dalam membuat portofolio kalian perlu mencantumkan sertifikat jika kalian memiliki sertifikat. Hal tersebut penting karena untuk menambah point plus bagi kalian.

Apa Saja Perbedaan CV dan Portofolio?

Perbedaan antara Curriculum Vitae dan portofolio dapat dilihat dari beberapa sisi, diantaranya :

Yang pertama, perbedaan antara CV dan portofolio dilihat dari informasi yang diberikan. Terkait dengan hal itu, portofolio menyajikan informasi yang berkaitan dengan pencapaian atau hasil karya seseorang kepada perusahaan. Dan selain itu dalam portofolio juga dapat berisi sebuah informasi tentang potensi yang dimiliki oleh sesorang.
Kemampuan tersebut tentunya berkaitan atau berhubungan erat dengan kebutuhan perusahaan, baik berupa skil atau yang lainnya. Sedangkan dalam Curricilum Vitae atau CV lebih menekankan pada informasi diri atau pribadi dari seseorang. Baik informasi tersebut berupa riwayat pendidikan, pekerjaan, dan sebagainya.

Yang kedua, jika dalam Curriculum Vitae informasinya bersifat menginformasikan, maka dalam portofolio justru bersifat menunjukkan. Kita tau bahwa dalam CV harus menggambarkan diri secara utuh dan informasi di dalamnya haruslah berupa informasi yang sebenar-benarnya. Sedangkan dalam portofolio informasi yang disajikan haruslah bisa menunjukkan atau memperlihatkan kemampuan yang ada dalam diri seseorang.

Informasi yang disajikan dalam portofolio dapat berupa hasil karya ataupun berbagai sertifikat penghargaan. Dapat dikatakan bahwa, apa yang ditampilkan dalam portofolio merupakan suatu bukti dari apa yang disajikan dalam Curriculum Vitae atau CV. Selain itu perbedaan yang paling mendasar adalah dalam CV informasi bersifat umum, sedang dalam portofolio informasi bersifat spesifik.

Jika kalian masih bingung bagaimana cara membuat CV dan portofolio yang menarik, kalian bisa order di CV UNIK ya gaes. Sukses selalu untukmu.

Author: Nita Rizky Yani

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top
error: :-p