fbpx

Ini Loh Suka Duka Menjadi Psikolog. Bacaan Wajib Calon Mahasiswa Psikologi

Pernahkah kalian membayangkan gimana sih rasanya menjadi psikolog? Jika berprofesi menjadi psikolog adalah mimpi kalian, maka menjadi psikolog adalah sebuah kebahagiaan. Yah, kebahagiaan karena berhasil menggapai cita-cita, ya kan? Apa saja sih syarat untuk bisa menjadi psikolog? Apa saja tips menjadi psikolog? Jika kalian ingin tau gimana cara jadi psikolog dan apa saja suka-dukanya, baca artikel sampai akhir ya?

Apa sih Psikolog itu?

Sebelum kita bahas soal suka duka menjadi psikolog, maka perlu kita tahu dulu, apa sih psikolog itu? Nah, psikolog adalah profesi bagi seseorang yang memiliki keahlian di bidang ilmu psikologi. Yah dapat dikatakan bahwa psikolog adalah orang yang bisa membaca gerak gerik atau tingkah laku manusia. Hal itu karena psikolog sedari kuliah telah mempelajari ilmu tentang tingkah laku dan proses mental.

Tips Psikolog

Tahukah kalian bahwa psikolog dan pskiater itu memiliki perbedaan?

Jangan dianggap psikolog dan psikiater itu sama ya? Psikolog dapat juga diartikan sebagai seorang praktisi psikologi yang telah menempuh pendidikan jurusan atau prodi psikologi dan telah menempuh pendidikan profesi psikologi. Jika nantinya kalian kuliah di jurusan psikologi, apakah sudah pasti jadi psikolog? Jawabannya belum tentu. Karena apa? Sekali lagi, bahwa psikolog adalah lulusan prodi psikologi yang mengambil pendidikan profesi psikologi. Nah, jika tidak, maka ia bukanlah seorang psikolog.

Lalu, apa perbedaannya dengan psikiater? Nah, psikolog dan psikiater itu beda dari latar belakang pendidikan. Jika psikolog latar belakang pendidikannya adalah ilmu psikologi, maka psikiater memiliki latar belakang Ilmu Kedokteran atau sekolah kedokteran. Setelah lulus dari kedokteran, seorang psikiater mengambil spesialis kedokteran jiwa. Nah, sekarang sudah tau kan perbedaan antara psikolog dan psiater? Untuk menjadi psikolog maka langkah awalnya ya harus mengambil prodi atau jurusan psikologi.

Macam-macam Psikolog

Sebelum kita membahas terkait syarat menjadi psikolog, apakah kalian sudah tau apa saja macam psikolog itu?

Psikolog Klinis

Yang pertama ada yang namanya psikolog klinis. Tugas dari psikolog klinis adalah membantu pasien yang mengalami masalah psikologis, termasuk gangguan penyesuaian diri, dan perilaku yang abnormal. Nah, lokasi praktek seorang psikolog klinis adalah di rumah sakit. Tau kan dukanya? Sudah pasti kalian nanti akan dituntut untuk selalu bahagia ketika berada di lingkungan rumah sakit yang notabene penuh dengan perasaan duka.

Psikolog Pendidikan

Yang kedua ada yang namanya psikolog pendidikan. Nah tugas dari psikolog pendidikan adalah menganalisa bagaimana kondisi psikologis siswa maupun guru. Penganalisaan tersebut tentunya berkaitan dengan motivasi belajar yang dimiliki oleh siswa, setres, dan lain sebagainya. Duka menjadi seorang psikolog pendidikan adalah tuntutan untuk selalu sabar menghadapi tingkah laku siswa yang terkadang lepas kontrol. Kita tau kan bahwa masa sekolah adalah masa bandel kita, hehe.

Psikolog Industri

Yang ketiga, ada yang namanya psikolog industri. Nah, tugas dari seorang psikolog industri tidak akan jauh dari dunia industri. Tugas tersebut diantaranya : menjadi penggerak dalam hal pengambilan keputusan kelompok, sebagai penyokong semangat kerja karyawan, pemotivasi saat kerja, dan masih banyak lagi.

Resume Psikolog

Psikolog Forensik

Yang keempat, ada yang namanya psikolog forensik. Tugas dari psikolog forensik adalah menganalisa bagaimana kondisi psikolog dari seorang terdakwa atau narapidana.

Tips Menjadi Psikolog Handal

Tips menjadi psikolog sebelumnya sudah kita bahas, nah di Indonesia sendiri jika kita ingin menjadi psikolog maka harus menyelesaikan studi psikologi (S1 dan S2). Nah, kenapa harus kuliah S2 dulu baru bisa jadi psikolog? Hal itu karena menyesuaikan kurikulum yang ada di Indonesia. Berbeda jika kalian adalah lulusan dari luar negeri. Jika kalian lulusan perguruan tinggi dari luar negeri dan kampus kalian sudah mendapat akreditasi, maka kalian bisa langsung jadi psikolog. Terkait dengan itu, ada syaratnya, yaitu kelulusan kalian harus disertakan dengan psikolog Indonesia oleh Dikti dan oleh Depdiknas RI. Syarat tersebut berkaitan dengan perizinan.

Menjadi seorang psikolog juga perlu adanya izin loh. Jika kalian telah menempuh pendidikan psikologi, maka langkah selanjutnya adalah fase berjuang mendapat izin. Izin apakah itu? Izin praktik yang dilegalkan oleh pihak yang berwenang tentunya. Nah, untuk mendapat izin tersebut, kalian perlu mendaftarkan diri dan wajib mengikuti sidang profesi HIMPSI. HIMPSI itu apa? HIMPSI adalah singkatan dari Himpunan Psikologi Indonesia. Ketika kalian sudah menjalani sidang profesi, barulah kalian dapat disebut menjadi psikolog.

Selain itu, seorang psikolog juga harus memiliki surat izin praktik atau juga bisa disebut sertifikat. Sertifikat tersebut ada dua jenis loh, apa saja tebak? Nha, sertifikat itu diantaranya : sertifikat SSP Sertifikat Sebutan Psikolog dan Surat Izin Praktik Psikologi (SIPP). Bagaimana cara mendapat sertifikat itu? Caranya ya kalian wajib melalui berbagai tahap sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Butuh perjuangan ketika meraihnya.

Menjadi seorang psikolog sudah wajib memiliki berbagai kemampuan, diantaranya : kemampuan komunikasi, menjaga rahasia, sabar, dan berwawasan luas. Mengapa itu perlu? Karena jika kalian menjadi seorang psikolog kalian akan dituntut untuk selalu menjadi pendengar yang baik. Nah, dukanya, jika kalian sedang dalam kondisi bad mood, kalian tetap harus selalu profesional. Nggak boleh tuh kalian menampakkan wajah masam di depan klien.

Kemampuan dalam berkomunikasi wajib kalian miliki, jika belum memiliki kemampuan tersebut maka kalian bisa mengasahnya. Hal itu karena, jika seorang psikolog tidak memiliki kemampuan komunikasi maka seorang psikolog akan sulit untuk menggiring dan mendapat informasi yang disampaikan oleh klien. Selain itu akan sulit pula untuk membangun dan membantu klien lepas dari masalah yang dialaminya.

Selain itu, seorang psikolog wajib bisa menjaga rahasia.

Kenapa begitu? Jika klien berkonsultasi pada psikolog, maka sudah pasti klien akan menceritakan banyak hal atau dapat dikatakan rahasia tentang dirinya. Sangat bahaya jika seorang psikolog tidak memiliki kemampuan dalam menjaga rahasia. Data atau informasi dari klien haruslah benar-benar dijaga, jika tidak maka tidak akan ada klien yang segan berkonsultasi. Jika semua rahasia bocor, jelas klien akan kabur kan?

Mengetahui banyak informasi tentang klien bisa jadi adalah bagian dari fase suka loh. Karena dengan begitu, kalian akan bertemu dengan banyak orang. Kalian dapat belajar dari masalah-masalah yang mereka hadapi. Yah, pengalaman adalah guru terbaik. Terkait dengan hal itu, menjadi tempat curhat banyak orang juga bisa masuk dalam kategori duka loh bagi seorang psikolog, kok bisa begitu? Yah, karena jika kalian nanti jadi psikolog, kalian wajib sabar menghadapi klien dengan berbagai karakter.

Menjadi psikolog juga wajib memiliki pengalaman yang luas. Kenapa? Jawabannya adalah bagaimana kalian bisa membantu klien menyelesaikan masalah, jika kalian sendiri bingung solusi apa yang harus ditempuh. Yang dihadapi para psikolog saat bertugas adalah psikis pasien, maka menjadi seorang psikolog sudah wajib selalu mengupdate ilmu pengetahuan dan harus gemar membaca buku-buku psikologi. Kita tahu bahwa buku adalah jendela dunia.

Curriculum Vitae Psikolog

Nah, jika kalian berminat menjadi psikolog, persiapkan dirimu dengan skill dan Curriculum Vitae khusus untuk Psikolog. Kamu bisa memesannya di CV UNIK lohh… Mimin tunggu yaa.

Curriculum Vitae Psikolog

CV Psikolog

 

Author : Nita Rizky Yani

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top
error: :-p