fbpx

Cara Mengirim Lamaran Lewat Email dengan Benar dan Cepat Memperoleh Panggilan

Di era modern seperti sekarang, proses melamar kerja bisa dilakukan dengan cara yang ringkas dan murah. Kamu tidak perlu mengeluarkan biaya untuk membeli perangko ataupun amplop. Kamu bisa mengirim lamaran ke perusahaan di berbagai kota di Indonesia cukup dengan memanfaatkan internet. Alih-alih menggunakan jasa pos, kamu dapat memilih cara mengirim lamaran lewat email.

Pengiriman surat lamaran kerja menggunakan email dapat dilakukan dari mana saja. Kamu bisa menggunakan komputer ataupun handphone. Namun, kamu juga perlu memperhatikan etika dalam mengirim lamaran lewat email. Kalau staf HRD menganggap email yang kamu kirim tidak sopan, jangan harap bisa memperoleh panggilan kerja.

Lalu, aturan serta etika seperti apa yang perlu diperhatikan ketika memilih cara mengirim surat lamaran lewat email? Ada beberapa poin penting yang harus kamu soroti, yaitu:

  1. Perhatikan instruksi perusahaan

Setiap informasi lowongan kerja, bakal disertai dengan instruksi mengenai cara pengiriman lowongan. Kamu perlu mengikuti instruksi tersebut. Ketika kamu tidak mengikuti instruksi yang telah diberikan pihak perusahaan, jangan harap staf HRD bakal memproses surat lamaran tersebut.

  1. Gunakan nama email yang jelas

Tidak ada ketentuan mengenai jenis layanan email yang bisa digunakan untuk mengirim surat lamaran. Kamu bebas memilih akun email di Yahoo, Gmail, Outlook.com, dan lain-lain. Hanya saja, pastikan bahwa nama akun email terlihat profesional. Nama akun email yang profesional biasanya menggunakan nama asli, baik nama lengkap, nama belakang, atau nama depan. Sebagai contoh, Siska.Yulandari@gmail.com atau Yulandari@gmail.com.

  1. Jangan lupa menulis subjek email

Subjek email menjadi hal yang kerap terlupa ketika seseorang mengirim email. Saat melamar kerja, pastikan kamu tidak melewatkannya. Selain itu, subjek email juga tidak bisa kamu tulis secara sembarangan. Perusahaan biasanya memiliki instruksi mengenai cara penulisan email dalam informasi lowongan. Penulisannya kerap dikaitkan dengan posisi yang dilamar, dan sering pula disertai dengan nama lengkap pelamar.

  1. Tuliskan cover letter pada badan email

Jangan pernah mengirim surat lamaran dengan badan email yang kosong. Staf HRD bakal merasa bingung ketika memperoleh email seperti ini, dan bisa saja mereka memilih untuk tidak memprosesnya. Sebagai solusinya, kamu bisa menuliskan cover letter yang merupakan surat pengantar untuk lamaran pada badan email.

  1. Lampirkan file pendukung yang diperlukan

Cover letter yang sudah kamu tuliskan pada badan email bukanlah satu-satunya berkas yang perlu dikirimkan ke perusahaan. Kamu juga perlu menyisipkan berkas pendukung lain. Berkas penting yang tak boleh kamu lewatkan adalah curriculum vitae (CV). CV menjadi berkas yang berisi informasi data pribadi yang tertulis dengan format rapi.

  1. Manfaatkan email signature

Email signature juga menjadi hal yang perlu kamu soroti ketika mengirim surat lamaran lewat email. Email signature memiliki fungsi sebagai penutup surat lamaran dalam email. Di waktu yang sama, email signature juga berguna untuk memberi kemudahan bagi manajer HRD perusahaan untuk menghubungimu. Biasanya, email signature mencantumkan nama lengkap, alamat email, serta nomor telepon.

  1. Cek ulang

Ketika semua hal tersebut sudah kamu lakukan, maka tahapan terakhir adalah melakukan pengecekan ulang. Pengecekan ini mencakup banyak hal, di antaranya adalah alamat email perusahaan, kalimat pada cover letter, subjek email, email signature, dan lain-lain. Pastikan bahwa tidak ada kesalahan dalam penulisan.

Itulah tips serta cara mengirim lamaran lewat email dengan benar. Kamu bisa mempraktikkannya secara langsung. Biar lamaran semakin ciamik, kamu perlu mendesain CV dengan bagus. Tak perlu bingung, cvunik.com bisa menjadi solusinya!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top
error: :-p